Moderasi Beragama Perspektif Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat
DOI:
https://doi.org/10.54622/fahima.v5i1.591Keywords:
Agama, Budaya, Moderasi, PenyuluhAbstract
Moderasi beragama merupakan hal yang wajib diterapkan pada masyarakat Indonesia. Beragamnya suku, agama, budaya menjadikan Indonesia bersifat majemuk. Berangkat dari Sejarah bangsa Indonesia sikap intoleransi, konflik lintas agama dan suku menjadikan Indonesia sebagai masyarakat yang rawan terciptanya sikap intoleransi, oleh karena itu diperlukan upaya mempersatukan masyarakat dengan cara mewujudkan moderasi beragama melalui penyuluh agama Islam. Oleh karena itu penting melihat peran penyuluh agama islam dalam mewujudkan moderasi beraga, dan faktor pendukung dan penghambat mewujudkan moderasi berama, serta upaya yang dilakukan oleh penyuluh agama Islam dalam mewujudkan moderasi beragama. Metode peneltian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan jumlah responden enam orang, teknik analisis data menggunakan enam tahapan Colaizzi. Dan validitas data dilakukan emlalui member check. Hasil temuan ada tiga poin yaitu; pola kegamaan masyarakat yang cenderiung pada pertahanan eksistensi budaya keagamaan, kedua literasi yang belum maksimal, dan temuan selanjutnya pengintegrasian nilai-nilai budaya dalam keyakinan masyarakat untuk mewujudkan moderasi beragama.
Downloads
References
Adi, A., Sudarsana, I. M., & Kusuma, I. R. W. (2021). Varian Identitas Hindu Di Indonesia: Antara Multikulturalisme Dan Bhinnêka Tunggal? Ka. Prosiding Seminar Nasional Iahn-Tp Palangka Raya, (2), 32–42. https://www.prosiding.iahntp.ac.id/index.php/seminar-nasional/article/download/75/62
Aer, A. (2021). Peran Polres Mimika Dalam Penyelesaian Konflik Antar Suku Damal Melalui Pendekatan Perspektif Hukum. Jurnal Syntax Transformation, 2(09), 1225–1234. https://doi.org/10.46799/jst.v2i9.324
Ahmad, H. A. (2016). Resolusi Konflik Keagamaan Di Aceh Singkil Dalam Perspektif Budaya Dominan. Harmoni, 15(3), 45–59. https://doi.org/10.32488/harmoni.v15i3.43
Akmir, A., Kurniawan, A., Ruslansyah, A., Saputri, I., Rizkiah, M., & Muh.Rifkal. (2025). Agama Dan Kekuatan: Memahami Dinamika Politik Dalam Praktik Keagamaan. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 1186–1194.
Albana, H. (2023). Implementasi Pendidikan Moderasi Beragama Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Smart (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 9(1), 49–64.
Anzaikhan, M., Idani, F., & Muliani, M. (2023). Moderasi Beragama Sebagai Pemersatu Bangsa Serta Perannya Dalam Perguruan Tinggi. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1), 17–34. https://doi.org/10.22373/arj.v3i1.16088
Aspila, A., & B, B. (2022). Eksistensi Penyuluh Agama Sebagai Agen Moderasi Beragama Di Era Kemajemukan Masyarakat Indonesia. La Tenriruwa: Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 1(1), 104–123. https://doi.org/10.30863/jbpi.v1i1.3367
Aulia, A. P., Lubis, C., Sitepu, M. F. A., Pasaribu, Z. K., & Lubis, F. A. (2024). Peningkatan Moderasi Beragama Masyarakat Plural Dalam Bingkai Kebhinnekaan Di Desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Academy Of Education Journal, 15(1), 318–324. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2032
Aziz, A., & Matnin, M. (2018). Jurnalis Dalam Tinjauan Sosial Ekonomi Politik Pada Konflik Sunni-Syiah Di Kabupaten Sampang. Kabillah, 3(2), 223–240. https://doi.org/10.35127/kabillah.v3i2.78
Baihaqi, M. K., & Birsyada, M. I. (2022). Agama Dan Ritual: Dinamika Konflik Dusun Mangir Lor Sendangsari Pajangan. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 6(2), 299–310. (Artikel Ini Berkaitan Dengan Tema: Agama Dan Ritual: Dinamika Konflik Dusun Mangir Lor Sendangsari Pajangan). Https://Doi.Org/10.22219/Satwika.V6i2.21657
Basit, A., Maftuh, B., Malihah, E., & Mufidah, N. (2023). Resolusi Konflik Etnis Antara Madura Dan Dayak Di Sampit Melalui Model Sinergi Integratif. Integralistik, 34(2), 62–68. https://doi.org/10.15294/integralistik.v34i2.43306
Cahyami, R., & Patongloan, N. (2023). Ada’ Tua Dan Kota Perlindungan: Studi Cross-Textual Reading Hukum Adat Ada’ Tuo Di Daerah Pitu Ulunna Salu Dan Kota-Kota Perlindungan Bagi Bangsa Israel. Thronos: Jurnal Teologi Kristen, 4(2).
Creswell. (2014). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, Dan Campuran. Pustaka Pelajar.
Data Keagamaan. (N.D.). Https://Sulbar.Kemenag.Go.Id. Retrieved June 30, 2025, From https://sulbar.kemenag.go.id/page/data-keagamaan
Dian, D., Fauziyah, H., & Ayuna, N. (2022). Eksistensialisme Dalam Filsafat Ilmu: Hubungan Antara Manusia Dan Pengetahuan. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(02), Article 02. https://doi.org/10.30868/ei.v11i02.4514
Edward, K.-L., & Welch, T. (2011). The Extension Of Colaizzi’s Method Of Phenomenological Enquiry. Contemporary Nurse, 39(2), 163–171. https://doi.org/10.5172/conu.2011.39.2.163
Fatrah, I. (2023). Penyuluh Agama Islam Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Di Kabupaten Langkat. Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah, 3(01), 10–21. https://doi.org/10.56874/almanaj.v3i01.1173
Hannan, A., & Abdillah, K. (2019). Hegemoni Religio-Kekuasaan Dan Transformasi Sosial Mobilisasi Jaringan Kekuasaan Dan Keagamaan Kyai Dalam Dinamika Sosio-Kultural Masyarakat. Sosial Budaya, 16(1), Article 1. https://doi.org/10.24014/sb.v16i1.7037
Husni, R., Utomo, E., Rizqa, M., & Husna, R. (2023). Moderasi Beragama Dalam Masyarakat 5.0: Analisis Konsep Berdasarkan Surat Al-Hujurat Ayat 13. Surau : Journal Of Islamic Education, 1(2), 146–160. https://doi.org/10.30983/surau.v1i2.7409
Indarwati, I., Sulton, S., & J.M, A. (2022). Moderasi Antar Umat Beragama Dalam Kajian Ilmu Kewarganegaraan. Jpk (Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan), 7(2), Article 2. https://doi.org/10.24269/jpk.v7.n2.2022.pp36-46
Jalal, A. A. (2024). Relasi Konstruktif Antaragama Sebuah Inklusifitas Quranik Perspektif Nurcholish Majid. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(1), 26–37. https://doi.org/10.59435/gjmi.v2i1.105
Junaedi, E. (2019). Inilah Moderasi Beragama Perspektif Kemenag. Harmoni, 18(2), 182–186. https://doi.org/10.32488/harmoni.v18i2.414
Khodafi, M. (2023). Menafsir Realitas Keagamaan Secara Sosiologis. The Sociology Of Islam, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.15642/jsi.2023.6.1.1-13
Kusnandar, N. (2020). Komunikasi Dakwah Penyuluh Agama Islam Dalam Memberikan Pemahaman Moderasi Beragama. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 2(2), 217–241. https://doi.org/10.32332/jbpi.v2i2.2393
Kusuma, D. A., Yendra, M., Bakhtiar, R., Takdir, M., Handrina, E., & Wahyudi. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pola Komunikasi Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Era Digital. Ekasakti Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 5(1), 23–32. Https://Doi.Org/10.31933/Ejpp.V5i1.1206
Masyrullahushomad, M. (2019). Mengokohkan Persatuan Bangsa Pasca Konflik Bernuansa Agama Di Ambon Dan Poso. Istoria : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 15(1). https://doi.org/10.21831/istoria.v15i1.24378
Mubarak, M. A. (2022). Preachers’ Perspective About Content Manipulation For Da’wah On Social Media. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 21–38. https://doi.org/10.21093/lentera.v6i1.4570
Mukhlisuddin, M. (2016). Peran Penyuluh Agama Islam Dalam Mereduksi Konflik Dan Mengintegrasikan Masyarakat (Studi Kasus Konflik Pelaksanaan Shalat Tarawihdi Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya). Jurnal Bimas Islam, 9(1), Article 1.
Pepi, S. (2016). Penyuluh Agama Dan Isu Kerukunan Antar Umat Beragama Di Kota Palu. Al-Qalam, 22(2), Article 2. https://doi.org/10.31969/alq.v22i2.350
Prakosa, P. (2022). Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (Jireh), 4(1), Article 1. https://doi.org/10.37364/jireh.v4i1.69
Purwanto, Y., Qowaid, Q., & Fauzi, R. (2019). Internalisasi Nilai Moderasi Melalui Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 17(2), 110–124.
Retnowati, R. (2014). Agama, Konflik, Dan Integrasi Sosial (Integrasi Sosial Pasca Konflik, Situbondo). Analisa Journal Of Social Science And Religion, 21(2), 189–200.
Rivaldy, M. F., Madjid, M. A., & Legowo, E. (2022). Perdamaian Positif Dalam Konflik Kabupaten Lampung Selatan Antara Etnis Lampung Dengan Etnis Bali. Jurnal Education And Development, 10(1), 136–142. https://doi.org/10.37081/ed.v10i1.3315
Rosyid, M. (2017). Peredam Konflik Agama: Studi Analisis Penyelesaian Di Tolikara Papua 2015. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal Of Islamic Studies, 13(1), 48–81. https://doi.org/10.18196/afkaruna.v13i1.4203
Sagita, N. W., Umar, M., & Aw, Z. A. (2016). Konflik Antar Etnis Di Tanah Gayo: Tinjauan Interaksi Sosial Antar Etnis Jawa Dan Etnis Aceh Tahun 1989-2015. Jim: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(1). https://www.academia.edu/download/92060818/902.pdf
Sari, W. P. (2018). Analisis Wacana Kritis Kasus Penyerangan Terhadap Jemaah Ahmadiyah Di Cikeusik. Jurnal Komunikasi, 10(1), 87–94.
Soliha, M. D., & Atmaja, H. E. (2022). Literature Review: Peran Penting Manajemen Sdm Di Dalam Organisasi Di Era Covid-19. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis (Ek&Bi), 5(1), Article 1. https://doi.org/10.37600/ekbi.v5i1.447
Sulhan, M., & Januri, M. R. (2022). Esensi Agama Dalam Konflik Sosial Di Kabupaten Poso Menggunakan Teori Karl Marx: Sebuah Literatur Review [The Essence Of Religion In Social Conflict At Poso Regency Using The Theory Of Karl Marx: A Literature Review]. Acta Islamica Counsenesia: Counselling Research And Applications, 2(1), 15–28. https://doi.org/10.59027/aiccra.v2i1.171
Susanti, S. (2022). Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), Article 2. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065
Tangibali, D. (2023). Konsep Unnalli Melo Dalam Kebudayaan Toraja Dan Cerminannya Dalam Tradis Ada’ Tuo Di Mamasa. https://doi.org/10.31219/osf.io/a34bv
Umiarso, U. (2024). Muhammadiyah, Ke-Madura-An, Dan Ke-Diri-An: Preferensi Personalitas Atas Konversi Keyakinan Keberagamaan Diri. Tarbawi:Journal On Islamic Education, 34–47. https://doi.org/10.24269/tarbawi.v1i1.2461
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azhar Mubarak, Rasni Rasyid, Lukman Lukman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
You are free to:
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
